Sabtu, 08 Mei 2010

Wireless Pengganti kabel

“Hari gene masih nga pernah dengar wireless?” pantas diucapkan bagi yang berani mengaku asing dengan dunia wireless atau dunia tanpa kabel. Televisi, radio, handphone, remote TV, alarm, cordless phone, hanyalah sebagian kecil dari alat-alat yang menggunakan tehnologi wireless.

Wirelees memang tidak bisa menggantikan semua kabel yang ada di muka bumi ini, seperti kabel untuk listrik(tidak ada wireless power atau wireless PLN, sehingga kita selalu membutuhkan kabel atau baterai untuk mendapatkan listrik) namun kegunaan dari wireless sudah tidak bisa diragukan lagi.

Tehnologi wireless sangat cocok dan banyak digunakan untuk menggantikan kabel-kabel mouse, kabel jaringan LAN dan bahkan kabel WAN yang sebelumnya membutuhkan jaringan dari telkom. Tehnologi yang digunakan untuk masing-masing kebutuhanpun berbeda-beda sesuai dengan jarak tempuh yang mampu ditanganinya.



Semakin jauh, dan kecepatan yang didapatkan akan semakin rendah

Secara kasar, semakin jauh daya jangkauan wireless, semakin tinggi pula kebutuhan daya dan semakin canggih tehnologi yang digunakan, semakin tinggi pula kebutuhan hardwarenya. Kita pasti gak suka bila setelah mengaktifkan jaringan wireless, hanphone kita langsung habis baterainya dalam waktu 1 menit ? kita juga pasti tidak suka kalo handphone kita merespon ucapan kita 10 detik kemudian atau mouse kita berbentuk sebesar kelapa.

Karena itu, untuk menghemat daya dan biaya peralatan, barang seperti handphone, PDA, Mouse, Keyboard, kamera digital, remote TV,dll cukup menggunakan tehnologi wireless dengan daya jangkau yang terbatas. Tidak ada gunanya wireless mouse kita memiliki jangkauan 1 KM karena kita pasti tidak bisa melihat monitor dari jarak sejauh itu.

Tehnologi yang populer untuk menggantikan jaringan jarak pendek ini adalah si gigi biru (Bluetooth) dan IrDa. Bluetooth menggunakan frekuensi radio sedangkan IrDa menggunakan sinar, sehingga IrDa mengharuskan benda yang ingin berhubungan harus diletakkan dalam posisi yang berhadapan dan tidak ada yang menghalanginya. Tehnologi IrDa banyak digunakan pada remote TV dan elektronik lainnya.

Bluetooth belakangan ini semakin populer karena alat yang ingin berkomunikasi tidak perlu diletakkan dalam posisi saling berhadapan. Headset handphone misalnya, menggunakan bluetooth untuk berhubungan dengan handphonenya sehingga kita hanya perlu memasang headset di telinga sementara handphonenya sendiri di dalam tas

Bluetooth juga digunakan sebagai media untuk bertukar file antar handphone sehingga kita tidak membutuhkan kabel yang rumit lagi. Ada juga mouse yang menggunakan bluetooth untuk berkomunikasi sehingga membuat mouse jenis ini tidak ada ekornya lagi.

Kedua tehnologi yang digolongkan ke dalam jaringan PAN(Personal Area Network) ini mempunyai keunggulan masing-masing. Bluetooth yang tampaknya sangat unggul dalam segala sisi ternyata lebih rawan terhadap interferensi, sementara IrDa hampir tidak terpengaruh oleh banyaknya frekuensi yang ada di sekitarnya sehingga sangat cocok digunakan didalam lingkungan yang penuh dengan frekuensi pengganggu.

Karena keunikan masing-masing, biasanya kita masih akan menemukan kedua tehnologi ini dalam sebuah peralatan elektronika seperti laptop dan handphone, namun seiring dengan perkembangan zaman, peralatan akan lebih banyak memanfaatkan tehnologi bluetooth dibanding dengan IrDa.

Kelompok kedua dari jaringan wireless yang mempunyai jarak tempuh lebih jauh dari pada PAN dikelompokkan dalam kelompok LAN(Local Area Network). Tehnologi wireless dalam kelompok ini ditujukan untuk menghubungkan komputer-komputer dalam sebuah gedung. Tehnologi wireless yang populer untuk kelompok LAN ini adalah Wi-Fi.

Kecepatan transfer data Wi-Fi yang saat ini sudah mencapai 54 Mbps, termasuk standarisasi yang sedang dikembangkan yang mampu mencapai kecepatan 248 Mbps memang masih tidak sebanding sengan kecepatan kabel UTP yang suda mencapai 1 Gbps. Walaupun begitu, untuk sebagian besar pengguna, kecepatan ini sudah sangat memadai.

Untuk tehnologi wireless yang mempunyai daya jangkau yang lebih jauh lagi dari pada PAN dan LAN, dikategorikan dalam kelompok MAN(Metropolitan Area Network). Jaringan ini mempunyai daerah cakupan sebuah kota.

Contoh tehnologi kabel yang termasuk dalam kategori ini adalah DSL sedangkan tehnologi wireless yang digunakan adalah Wi-Max yang sedang hangat-hangatnya belakangan ini. Dengan Wi-Max, daerah-daerah terpencil yang selama ini terbengkalai oleh jaringan kabel bisa terjangkau.

Sampai saat ini masih terjadi tarik ulur mengenai ijin dan aturan main jaringan wireless ini karena besarnya bisnis dan uang yang ada didalamnya. Kita doakan saja agar tehnologi ini segera bisa digelar dan semoga biaya penggunaannya pun bisa murah dari pada kabel. Amin.

Kelompok terakhir yang cakupannya mampu menjangkau sebuah negara dan bahkan dunia dikategorikan ke dalam WAN(Wide Area Network). Yang termasuk dalam kategori ini adalah tehnologi GSM yang digunakan oleh handphone. Dengan perjanjian roaming antar operator, kita bisa menggunakan handphone kita di negara manapun.



Source : ku kutip dari tulisan om S'to

Wireless Pengganti kabel Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Uch